
Published by: Euis Nurmalasari | Nusantara News | Saturday, January 24, 2026
Alasan Amerika Keluar dari WHO dan Optimalkan Board of Peace
The U.S. Department of Health and Human Services and the U.S. Department of State today announced the United States’ completion of its withdrawal from the World Health Organization (WHO) due to the organization’s mishandling of the COVID-19 pandemic that arose out of Wuhan, China, its failure to adopt urgently needed reforms, and its inability to demonstrate independence from the inappropriate political influence of WHO member states. [Sumber Resmi: hhs.gov]
Board of Peace memiliki peran yang sangat penting dalam mempromosikan kesehatan global melalui struktur dan fungsinya yang terorganisir dengan baik. Penyelarasan program kesehatan dengan inisiatif perdamaian dapat membantu menciptakan dampak yang lebih besar dengan pelatihan dan edukasi.
Pendirian Board of Peace melibatkan sejumlah tokoh terkemuka di bidang diplomasi dan keamanan internasional dan mereka berkomitmen untuk membuat suatu platform yang berbasis pada dialog terbuka dan kolaborasi lintas negara. [Sumber Resmi: idworld.news]
Mengapa Trump Memilih Board of Peace?
Board of Peace dirancang sebagai lembaga yang lebih fleksibel dan mampu beradaptasi dengan cepat dalam situasi krisis dibandingkan dengan WHO, yang sering kali terjebak dalam birokrasi dan proses pengambilan keputusan yang lambat.
Salah satu aspek menarik dari Board of Peace adalah otonomi yang lebih besar. Lembaga ini memberikan lebih banyak kebebasan kepada pemimpin dan anggotanya untuk menentukan langkah-langkah strategis tanpa terikat pada protokol internasional yang kaku. Situasi ini membuat Board of Peace lebih menarik bagi Trump, yang terkenal dengan pendekatan langsung dan pragmatis dalam diplomasi.
Strategis Board of Peace sejalan dengan visi Trump mengenai kesehatan di tingkat global. Board of Peace berfokus pada pencegahan konflik dan peningkatan kesehatan melalui kolaborasi antarnegara tanpa batasan ideologis yang keras.
Pendiri dan Inisiator: Board of Peace digagas dan dipimpin langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Struktur: Keanggotaan diwajibkan memberikan kontribusi dana (sekitar US$1 miliar untuk 3 tahun). ini merupakan tanggugjawab besar dalam mengelola keuangan, dengan memperhatiaan perdamaian, Kesehatan, Pendidikan dan perekonomian serta lainnya sesuai Visi dan Misi Board of Peace dengan metode Strategi Paket Lengkap untuk menjadi Power lembaga Internasional, karena amerika punya peran penting dalam berbagai lembaga internasional.
Visi Kesehatan Board of Peace
Board of Peace sebagai lembaga internasional bertujuan untuk mempromosikan perdamaian global, memiliki visi kesehatan yang berfokus pada integrasi antara kesehatan dan diplomasi. Board of Peace menyadari bahwa kesehatan manusia tidak hanya dipengaruhi oleh faktor medis, tetapi juga oleh kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Oleh karena itu, mereka merencanakan strategi yang komprehensif untuk meningkatkan kesehatan global, terutama di wilayah yang terpukul konflik.
Strategi kesehatan yang dikembangkan oleh Board of Peace, terdapat beberapa langkah penting yang diambil. Pertama, mereka berusaha meningkatkan kerjasama antara berbagai negara dan organisasi internasional dalam upaya pemenuhan kebutuhan kesehatan dasar.
Board of Peace merencanakan intervensi yang adaptif dengan mengaitkan isu kesehatan dan diplomasi perdamaian, untuk menciptakan sinergi yang saling menguntungkan. Melalui pendekatan ini, Board of Peace berkontribusi terhadap pembangunan program kesehatan yang inovatif dan berkelanjutan.
Analisis Perbadingan Board of Peace dan WHO
Board of Peace muncul sebagai entitas independen yang menggabungkan ahli dan pemangku kepentingan dalam bidang kesehatan. Struktur ini memungkinkan Board of Peace untuk mengadopsi pendekatan yang lebih fleksibel dalam menangani masalah kesehatan.
WHO adalah badan di bawah naungan PBB yang terdiri dari 194 negara anggota serta memiliki jangkauan global yang luas. Dalam hal ini, WHO memiliki kapasitas untuk mengoordinasikan respons kesehatan internasional dan menerapkan kebijakan kesehatan global.
Fungsi WHO fokus pada penyediaan pedoman kesehatan, pemantauan situasi kesehatan dunia, serta mobilisasi sumber daya untuk mengatasi pandemi.
Fungsi Board of Peace lebih mengedepankan inisiatif kolaboratif dan pendidikan dalam konteks kesehatan.
Board of Peace berupaya mengedukasi masyarakat tentang pencegahan penyakit serta pentingnya kesehatan mental. dengan demikian, walaupun kedua organisasi memperhatikan isu kesehatan, pendekatan Board of Peace cenderung lebih partisipatif dan mendukung keterlibatan publik.
Peran Amerika dan Indonesia dalam Board of Peace
Amerika Serikat dan Indonesia memiliki peran penting dalam pengembangan Board of Peace, yang berfokus pada kesehatan global. Amerika Serikat, sebagai negara dengan kekuatan politik dan ekonomi yang besar, telah berkontribusi secara signifikan terhadap inisiatif-inisiatif kesehatan global.
Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar di Asia Tenggara, juga memainkan peran strategis dalam Board of Peace. Indonesia memiliki pengalaman unik dalam menangani berbagai isu kesehatan masyarakat, terutama di tengah keragaman budaya dan tantangan geografi.
Kedua negara ini saling melengkapi satu sama lain. Amerika menyediakan dukungan teknis dan finansial, sementara Indonesia memberikan konteks lokal yang penting dalam menerapkan inisiatif kesehatan.
Kesimpulan Analisis
Struktur, fungsi, dan tujuan Board of Peace dalam program kesehatan global, memiliki peran yang sangat krusial dalam menciptakan sistem kesehatan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Board of Peace tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antara berbagai pemangku kepentingan, tetapi juga sebagai pendorong perubahan kebijakan yang mendukung kesehatan masyarakat di seluruh dunia.
Board of Peace berpotensi untuk menciptakan platform yang memfasilitasi dialog dan berbagi pengetahuan antar bangsa. Dengan memprioritaskan kerja sama lintas batas, Board of Peace dapat menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai perspektif mengenai isu kesehatan.
Board of Peace akan terus mengembangkan strategi inovatif yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah yang ada, tetapi juga membangun ketahanan sistem kesehatan untuk masa depan. Dengan dukungan dari semua pemangku kepentingan, visi Board of Peace untuk mencapai dunia yang lebih sehat dan harmonis dapat menjadi kenyataan.
Sumber Analisis : Board of Peace Amerika: Indonesia sebagai Dewan Perdamaian





